Anak Domba Yang Terlantar
Pagi yang cerah menyambut hadirnya diriku akan keseharian...
Setapak demi setapak ku berjalan menghiasi hidup ku dengan waktu dan cerita...
Hingga matahari mulai menampakkan kebesarannya...
Ku kembali kerumah kasih seorang pengasuh...
Pintaku menyertai kata hatiku selayaknya domba meminta susu dari induknya...
Tersurat dalam ucapnya (PERGI KAU)...
Langkah demi langkah ku meninggalkan mereka...
Rintihan perih hatiku semakin membekas dalam relung jiwa...
Tiada kala pun temani langkah ku...
hanya tetesan air mata yang mau menemani langkahku...
Ya allah engkau maha pengasih lagi maha penyayang...
Santunkanlah risalah hatiku ini kepada mereka ya allah...
Dan kuatkanlah hamba dalam menjalani hidup ini (AMIN).
Pagi yang cerah menyambut hadirnya diriku akan keseharian...
Setapak demi setapak ku berjalan menghiasi hidup ku dengan waktu dan cerita...
Hingga matahari mulai menampakkan kebesarannya...
Ku kembali kerumah kasih seorang pengasuh...
Pintaku menyertai kata hatiku selayaknya domba meminta susu dari induknya...
Tersurat dalam ucapnya (PERGI KAU)...
Langkah demi langkah ku meninggalkan mereka...
Rintihan perih hatiku semakin membekas dalam relung jiwa...
Tiada kala pun temani langkah ku...
hanya tetesan air mata yang mau menemani langkahku...
Ya allah engkau maha pengasih lagi maha penyayang...
Santunkanlah risalah hatiku ini kepada mereka ya allah...
Dan kuatkanlah hamba dalam menjalani hidup ini (AMIN).
nice bro..
BalasHapusyupz.. Salam satu jiwa A.7.X..
BalasHapus